Rabu, 16 November 2016

Pengertian Stative Verbs dan Contohnya



STATIVE VERBS 

            Pernahkan kamu mendengar tentang "stative verbs"? Dalam grammar, kita ketahui jika ada to be (continuous) maka bentuk kata kerja yang kedepannya harus V-ing. Tapi, tidak semua kata kerja bisa dibentuk menjadi V-ing, mereka dinamakan stative verbs. Jadi, Stative verbs adalah verb yang tidak bisa digunakan dalam bentuk continuous, melainkan harus dalam bentuk simple

Ada beberapa kata kerja yang hanya digunakan dalam bentuk simple tenses. Artinya, kata kerja ini tidak memiliki bentuk sedang (present continuous) karena mereka tidak menerangkan suatu kegiatan.
Contohnya :
1.      I know my neighbor. (Benar)
2.      I’m knowing my neighbor. (Tidak benar)

Berikut ini adalah beberapa contoh stative verbs :
1.      Mental state
-Know                         -Feel                -Think*            -Deserve
-Realize                       -Understand    -Recognize      -Concern
-Believe                       -Suppose         -Imagine          -Matter
-Remember                  -Doubt             -Forget            -Fit
-Want                          -Need              -Prefer             -Mean
2.      Emotional state
-Love                           -Like                -Care
-Appreciate                 -Hate               -Dislike
-Fear                            -Envy              -Mind
3.      Possession
-Possess                       -Have*            -Own               -Belong
4.      Sense perceptions
-Taste*                        -Smell*            -Feel*              -See*
-Hear
5.      Other existing states
-Seem                          -Look*            -Appear*         -Cost
-Owe                           -Weight*         -Be*                -Exist
-Include                       -Contain          -Consist of
[Those verbs express a situation that exists, not an action in progress.]

Verbs dengan tanda asterisk (*) bisa juga digunakan dalam continuous, tergantung pada makna yang diembannya (tapi akan berubah makna).
Contohnya :
1.      Mile has a car. (Ketika have/has artinya kepemilikan/expresses possession maka tidak bisa jadi continuous.)
2.      I am having a good time. (Ketika have/has artinya bukan kepemilikan, have/has bisa digunakan dalam continuous, misalnya, have trouble, have a problem, have company, have an operation, have a rest, etc.)

1.      I think Tom is kind. (Ketika think menggambarkan bahwa kamu percaya Tom itu baik, maka tidak bisa jadi continuous.)
2.      I’m thinking about Mile right now. (Ketika think menggambarkan proses sedang memikirkan suatu hal, maka think bisa digunakan dalam continuous.)
Stative verbs juga disebut nonprogressive verbs dan non-action verbs.

Semoga artikel saya membantu kamu dalam belajar bahasa Inggris. Artikel-artikel yang saya upload ke blog sedang dalam proses pembuatan buku grammar yang sedang saya tulis. Mohon do'anya semoga bukunya bisa cepat rampung dan bisa saya publish secepatnya, serta mudah-mudahan menjadi Best Seller. Aamiin :)

4 komentar:

  1. Baru baca scanning aja udah menarik..harus serius kayanya..boleh aku kunjungi tiap saat kan untuk belajar??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih :-) Yep, silakan. Sangat boleh,kok. Saya akan sangat senang utk membantu. Salam hangat

      Hapus